PNPM merupakan Proyek Nasional
Pemberdayaan Masyarakat. Tahapan dalam proses pemberdayaan masyarakat dalam
program PNPM diantaranya adalah melaksanakan Pemetaan Swadaya (PS) yaitu suatu
pendekatan parisipatif yang dilakukan masyarakat untuk menilai serta merumuskan
sendiri berbagai persoalan yang dihadapi dan potensi yang dimilliki sehingga
hasil dari identifikasi masalah, masyarakat dapat menentukan sendiri kebutuhan
nyata (riil) untuk menanggulangi berbagai persoalan tersebut utamanya
kemiskinan, dengan berbasis pada kekayaan informasi kualitatif yang bersifat
lokal. Pemetaan Swadaya (PS) menjadi
sarana pembelajaran dalam menggali persoalan, potensi dan kebutuhan masyarakat.
Hasil dari PS ini kemudian dituangkan dalam PJM Pronangkis.
Adapun PJM Pronangkis perlu
diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Millenium (Millenium Development Goals /
MDGs) dan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index / HDI). Upaya
tersebut merupakan peluang untuk mewujudkan sinergi program BKM dengan rencana
kegiatan penanggulangan kemiskinan di tingkat daerah maupun pusat. Selain itu,
pencapaian maksimal dari kegiatan yang direncanakan dalam PJM Pronangkis
menjadi lebih terukur, efektif, efisien dan kredibel sehingga dapat
dipertanggungjawabkan secara moril maupun materiil.
Visi PJM Pronangkis BKM Kebon
Rojo adalah terwujudnya BKM yang mampu mengantarkan dan membawa masyarakat
warga kelurahan Bangunsari Ponorogo menjadi masyarakat yang bertakwa pada Tuhan
YME, memiliki rasa kebersamaan dan kepedulian serta mandiri sehingga sejahtera
lahir batin. Adapun Misi PJM Pronangkis BKM Kebon Rojo adalah
melaksanakan pembangunan sarana prasarana dalam upaya penanggulangan kemiskinan
dengan meningkatkan kepedulian masyarakat dan meningkatkan kualitas SDM di
segala bidang serta melestarikan nilai-nilai luhur masyarakat guna memperkuat
kemandirian menuju kesejahteraan bersama.
Dan alhamdulillah, PJM Pronangkis Periode 2013-2016 sudah selesai disusun untuk kemudian dijadikan acuan bagi PK-BKM Kebon Rojo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar