PERINGATAN
SEBELUM MATI
Al-Qur’an
Surat Ali Imron
ayat 102: “Wahai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa
kepada-Nya, dan janganlah kamu mati melainkan dalam keada-an beragama Islam.”
Bagaimanapun
kematian adalah sesuatu yang pasti akan me-nimpa manusia, sebagaimana tersirat
dalam Al-Qur’an Surat
al-Anbiyaa’ ayat 35: “Tiap-tiap yang berjiwa (bernyawa) pasti-lah menemui
kematian…” Terkait dengan
manusia yang dipas-tikan suatu saat akan mati, maka Malaikat Jibril pernah ber-wasiat
pada Nabi Muhammad saw dengan 3 wasiat yang ada relevansinya dengan peringatan
bagi manusia sebelum mati. Wasiat tersebut adalah:
1)
Hiduplah
sesukamu, tapi ingatlah kau tetap akan mati.
2)
Senanglah pada
apapun di dunia, tapi ingatlah bahwa semua itu akan terpisah dari dirimu.
3)
Lakukan apapun
yang kau inginkan, tapi ingatlah semua itu akan dimintai pertanggung jawaban.
Dari
hal-hal tersebut di atas, bukan berarti Islam menakut-nakuti manusia agar
senantiasa memikirkan kematian saja se-hingga menjadi pesimis dan tidak mau
bekerja untuk dunia. Justru sebaliknya, Islam memberikan motivasi yang besar
bagi manusia untuk bekerja selama hidup di dunia. Hal ini tersirat dari
pemahaman bahwa orang yang bekerja mencari nafkah jika diniati sebagai ibadah
maka akan diberi pahala seperti orang yang berjihad. Bahkan Rasulullah saw pun
bersabda: “Bekerjalah
untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk
akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok pagi.” Karena dunia sebagai mata’ul ghurur (kesenangan semu) maka tentunya apapun yang tersaji
di dunia ini terasa menyenangkan bagi pemuasan nafsu. Namun karena dunia juga
sekaligus sebagai mazra’atul akhirah
(ladang akhirat) maka tentunya nafsu harus dikendalikan untuk kemu-dian
dialihkan menjadi semangat untuk menanam amal ke-baikan agar nanti di akhirat
dapat memanen pahala. Selamat berjuang di dunia untuk bekal di akhirat !
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar