Sebagai salah satu agenda rutin PK BKM Kebon Rojo, Rembug Warga Tahunan (RWT) kali ini dilaksanakan akhir bulan Desember 2013. Dalam RWT ini disampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pimpinan Kolektif (PK) BKM Kebon Rojo Bangunsari Ponorogo. LPJ ini disampaikan oleh bapak Budijono selaku koordinator PK BKM, yang isinya meliputi laporan tentang program kerja secara umum yang telah terlaksana sepanjang tahun 2013. Selain itu juga dilaporkan perihal keadaan keuangan maupun perkembangan-perkembangan dari masing-masing pos tridaya (fisik lingkungan, sosial, dan ekonomi).
Terkait dengan isi LPJ yang menyampaikan perihal progres dari program PNPM-MP di wilayah kelurahan Bangunsari Ponorogo Jawa Timur, pihak kelurahan yang diwakili oleh bapak Jaka Wardaya selaku lurah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan yang dicapai termasuk tidak adanya gejolak di masyarakat yang berhubungan dengan keadilan PK BKM dalam menentukan kebijakan. Hal ini menunjukkan adanya dukungan segenap warga kelurahan Bangunsari terhadap kinerja PK BKM. Ke depannya, diharapkan warga dapat semakin antusias dalam mengikuti semua siklus yang dilaksanakan oleh PNPM terkait dengan perencanaan program, pemetaan sampai pada pengawalan jalannya program. Pada akhirnya jika semua berjalan baik, maka tidaklah mustahil akan terwujud masyarakat madani dalam lingkup wilayah kelurahan Bangunsari Ponorogo Jawa Timur ini.
Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kebon Rojo berkedudukan di wilayah kelurahan Bangunsari kecamatan Ponorogo kabupaten Ponorogo propinsi Jawa Timur, Indonesia. BKM ini merupakan pelaksana program PNPM Mandiri Perkotaan.
Jumat, 27 Desember 2013
Senin, 23 Desember 2013
PELATIHAN PENGUATAN KAPASITAS BKM KEBON ROJO 2013
Pelatihan Penguatan Kapasitas BKM merupakan
tindak lanjut awal setelah terselenggaranya Pemilu BKM dan pasca terpilihnya 13
anggota Pimpinan Kolektif BKM. Pelatihan Penguatan Kapasitas BKM Kebon Rojo
Bangunsari bertempat di balai kelurahan Bangunsari Ponorogo Jawa Timur
dilaksanakan pada tanggal 9-10 Desember 2013. Pelatihan kali ini diikuti oleh peserta
kegiatan sebanyak 19 orang, terdiri dari 13 anggota PK BKM, 3 UP, 1 sekretaris,
2 pengawas UPK.
Tujuan kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas
BKM Kebon Rojo Bangunsari adalah:
Ø
Meningkatkan kemampuan BKM dalam hal penentu
kebijakan dan pengelolaan kelompok.
Ø
Meningkatkan kemampuan BKM dalam hal teknis
pengelolaan permasalahan yang timbul maupun yang dihadapi sesuai dengan
tuntutan tugas.
Ø
Memberikan penguatan dan meningkatkan kesadaran
BKM berkaitan dengan tugas, fungsi dan tanggungjawab serta eksistensinya.
Pelatihan Penguatan Kapasitas BKM Kebon Rojo
Bangunsari ini menerapkan metode proses belajar orang dewasa. Oleh karenanya
semua peserta berperan sebagai narasumber untuk saling memperkaya pemahaman
dengan melalui proses dialog antar pemandu dengan peserta.
Di hari ke-dua pelatihan, dilaksanakan
pembahasan usulan kegiatan dari masyarakat untuk kemudian diejawantahkan dalam
PJM Pronangkis beserta penyusunan skala prioritas.
Ø
Usulan kegiatan fisik lingkungan selama kurun
waktu masa khidmat 2013-2016 sebanyak 42 titik.
Ø
Penyusunan skala prioritas untuk tahun 2014
sebanyak 30 titik.
Ø
Kegiatan sosial 44 kegiatan.
Ø
Kegiatan ekonomi 65 kegiatan.
REVIEW PARTISIPATIF 2013
BKM berfungsi
untuk menjamin bahwa semua aset dan keuangan dikelola secara tepat serta sekretariat
dan UP-UP sepenuhnya dapat bertanggung jawab pada tugasnya. Untuk mengetahui
transparansi dan akuntabilitas manajemen keuangan serta sesuai amanah yang
diberikan oleh masyarakat kepada BKM, maka diperlukan kegiatan review keuangan
secara rutin.
Review keuangan
BKM Kebonrojo pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2013. Adapun
bahan yang diperiksa adalah buku Sekretariat dan UPK tahun buku 2013 beserta
semua administrasi dan pelaporan kegiatan tahun 2013.
Review
Kelembagaan adalah suatu tinjauan masyarakat dan BKM untuk menilai perkembangan
kelembagaan BKM. Beberapa bidang yang ditinjau dengan metode tanya jawab
sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :
1.
Bidang STATUS ORGANISASI dengan nilai 5 %, meliputi aspek: Visi-Misi dan Struktur Organisasi
2.
Bidang KEPEMIMPINAN dengan nilai 15%, meliputi aspek: legitimasi
pemilihan anggota BKM, Pengambilan Keputusan, Perempuan dalam pengambilan
keputusan, Mekanisme minta usulan masyarakat, Partisipasi anggota BKM,
Pertemuan BKM.
3.
Bidang SISTEM MANAJEMEN dengan nilai
12%, meliputi aspek: Perencanaan , Monitoring Evaluasi, Dokumentasi
Informasi, Penanganan Pengaduan Masyarakat (PPM), Penerima manfaat kegiatan/program.
4.
Bidang SUMBERDAYA KEUANGAN dengan nilai 7%, meliputi aspek: Sumber pendanaan, Rencana keuangan,
Pertanggungjawaban.
5.
Bidang SUMBERDAYA MANUSIA dengan nilai 10% meliputi aspek: Pengembangan Kapasitas, Kaderisasi
6.
Bidang HUBUNGAN EKSTERNAL dengan nilai
12% meliputi aspek: Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Masyarakat,
Pemerintah, Organisasi Non Pemerintah.
Jadi total nilai
untuk semua Bidang : 61 % dengan status “ MANDIRI ”
Pelaksanaan
Review PJM tahun 2013 telah menghasilkan usulan–usulan baik yang telah
dilaksanakan maupun yang belum. Semuanya terangkum dalam Rencana Tahun 2013 dan
Daftar Warga Miskin Kelurahan Bangunsari Tahun 2013.
Jumlah
Warga Miskin dan KK Miskin sebagai Data PS 2013 sebagai berikut :
KK
Miskin : 315 KK
Warga Miskin :
1.043 Jiwa
Langganan:
Komentar (Atom)