Selasa, 26 November 2013

REVIEW 2013

Sebelum memasuki akhir tahun 2013, tim faskel bersama relawan dari kelurahan Bangunsari Ponorogo, melaksanakan review terhadap BKM Kebon Rojo. Adapun review ini meliputi review keuangan, kelembagaan, sampai pada review program yang telah dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2013.
Dalam review ini, tim faskel sudah menyiapkan data point yang akan dijadikan pertanyaan kepada PK BKM maupun UPK, UPL, dan UPS. Relawan yang berasal dari masyarakat akan mencatat jawaban maupun bukti yang diberikan atas pertanyaan tersebut.
Dari data-data yang diperoleh, maka relawan atau masyarakat akan mengetahui sejauh mana ke-efektifan kinerja BKM Kebon Rojo. Alhamdulillah ... hasil dari review ini, meski masih ada beberapa hal yng perlu dibenahi dalam tubuh BKM, namun secara umum kinerja BKM beserta UP-UP sudah cukup memuaskan.


Jumat, 15 November 2013

LAPORAN KEUANGAN UPK PER 31 OKTOBER 2013



UPK BKM  KEBON ROJO BANGUNSARI PONOROGO
LAPORAN KEUANGAN OKTOBER 2013

LABA RUGI PER 31 OKTOBER 2013   

Pendapatan
1.       Jasa pinjaman              : Rp  25.592.500,00
2.       Dana hibah                  : Rp          53.000,00
3.       Bunga bank                 : Rp         903.082,30
Jumlah                                       Rp  26548582,30

Biaya
1.       Jasa kehormatan UPK            : Rp 3.175.000,00
2.       Biaya kantor                               : Rp    425.150,00
3.       Biaya rapat                                  : Rp                0,00
4.       Biaya transport                         : Rp    130.000,00
5.       Pajak bank                                  : Rp    180.616,45
6.       Biaya audit                                  : Rp               0,00
7.       Biaya non operasional            : Rp      70.000,00
Jumlah                                                    Rp 3.980.766,45

 LABA-RUGI PER 31 OKT 2013: Rp 22.567.815,85                      



NERACA KEUANGAN PER 31 OKTOBER 2013
Aktiva
1.      Kas harian                                    : Rp          170.000,00 
2.      Bank                                              : Rp     14.665.600,91
3.      Pinjaman KSM                           : Rp   146.791.000,00
4.      Cadangan Resiko Kredit         : Rp   (19.002.200,00)
5.      Pinjaman lain-lain                     : Rp     80.986.600,00
Jumlah                                                    Rp   223.611.000,91

Passiva
1.          Hutang pada pihak lain         : Rp  13.250.000,00      
2.          Titipan dana KSM                    : Rp    5.828.500,00 
3.          Alokasi dana lingkungan      : Rp    2.483.200,00
4.          Alokasi dana sosial                 : Rp    2.483.200,00
5.          Modal awal                               : Rp  97.000.000,00
6.          Modal PNPM                            : Rp  67.300.000,00
7.          Pemupukan modal                                : Rp  12.698.285,06
8.          Laba tahun lalu                        : Rp                    0,00
9.          Laba tahun berjalan               : Rp   22.567.815,85  
Jumlah                                               Rp 223.611.000,91


REFLEKSI:
Pada tahun lalu, dalam kurun waktu yang sama, yaitu per 31 Oktober 2012,
Laba-Rugi-nya adalah Rp 13.573.682,84. Maka jika saat ini LABA-RUGI PER 31 OKT 2013 mencapai Rp 22.567.815,85 berarto mengalami progres sebesar Rp 8.994.133,01

PENCAIRAN BLM TAHAP 2 TAHUN 2013








Pada tahun anggaran 2013, BLM tahap 2 dicairkan pada awal bulan Nopember. Dana BLM tahap 2 ini sepenuhnya dialokasikan untuk Fisik Lingkungan. Dalam tahapan ini, Pimpinan Kolektif BKM Kebon Rojo Bangunsari Ponorogo Jawa Timur terlebih dahulu mengadakan rapat internal pada Jum’at 1 Nopember 2013, guna menyusun rencana teknik-teknik yang akan digunakan agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan jadwal. Sesuai dengan tupoksinya, anggota Pimpinan Kolektif BKM terkait pun bermusyawarah dengan Unit Pengelola Lapangan (UPL) yang baru diangkat yaitu bapak Naban, dengan didampingi oleh Faskel dari tim Jatim 04. Dalam rapat ini disepakati langkah-langkah yang sekiranya efektif dan efisien, baik dalam hal administrasi maupun pelaksanaan proyek di lapangan.




Kemudian sesuai dengan hasil rapat internal, maka pada hari Minggu 3 Nopember 2013, BKM mengundang para ketua KSM yang akan menerima dana BLM tahap 2. Adapun dana ini dialokasikan untuk para penerima manfaat sebagai berikut:
      1.            Sumirah, alamat RT 02 RW 08, kegiatan proyek rehab atap rumah, dengan nilai proyek sebesar Rp 9.285.000,00 terbagi dalam dana PNPM sebesar Rp 6.500.000,00 dan dana swadaya sebesar Rp 2.785.000,00.
      2.            Ismini, alamat jalan Argopuro, kegiatan proyek tegelisasi lantai rumah, dengan nilai proyek sebesar Rp 1.000.000,00 terbagi dalam dana PNPM sebesar Rp 700.000,00 dan dana swadaya sebesar Rp 300.000,00.
      3.            Wawik Hardono, alamat RT 01 RW 08, kegiatan proyek tegelisasi lantai rumah, dengan nilai proyek sebesar Rp 3.171.000,00 terbagi dalam dana PNPM sebesar Rp 2.220.000,00 dan dana swadaya sebesar Rp 951.000,00.
      4.            Budiarto, alamat RT 03 RW 06, kegiatan proyek rehab atap rumah, dengan nilai proyek sebesar Rp 10.714.000,00 terbagi dalam dana PNPM sebesar Rp 7.500.000,00 dan dana swadaya sebesar Rp 3.214.000,00.
      5.            Suyati, alamat RT 01 RW 04, kegiatan proyek sanitasi, dengan nilai proyek sebesar Rp 3.328.000,00 terbagi dalam dana PNPM sebesar Rp 2.330.000,00 dan dana swadaya sebesar Rp 998.000,00.
 





Dana BLM tahap 2 ini pun sudah diserah terimakan kepada ketua KSM masing-masing dengan system bertahap 30%; 60% dan 10%. Adapun hasil dari proyek ini maka menunggu hasil akhir pelaksanaan. Harapannya, dengan dana pancingan yang diberikan BKM ini, para penerima manfaat dapat muncul swadaya mandirinya untuk lebih mensukseskan proyeknya. Semoga Allah swt meridhai pelaksanaannya … aamiin.