Minggu, 29 April 2012

PELAKSANAAN PROGRAM (1)

Wilayah RT 01 RW 08 Bangunsari Ponorogo termasuk salah satu RT yang terjaring dalam PJM Pronangkis yang mendapat Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM-MP dalam wujud bedah rumah. Sebelumnya, warga melalui pak Sajirin selaku ketua RT dan pak Cancer Budiarso selaku relawan aktif mengusulkan  rumah bapak Ehsan yang kondisinya memprihatinkan seperti tampak pada gambar kiri atas, agar mendapat bantuan untuk perbaikan total. Alhamdulillah, setelah dilakukan survey maka usulan tersebut dikabulkan oleh BKM Kebon Rojo selaku lembaga yang berwenang dan menentukan bantuan sebesar Rp 14,6 juta dari anggaran BLM th 2011.
Antusiasme warga terlihat sangat besar dalam membantu mewujudkan program bedah rumah pak Ehsan. Mereka secara guyub bergotong-royong dan rela dijad-wal bergilir untuk membangun rumah pak Ehsan, seperti tampak pada gambar kanan atas. Ternyata bukan hanya tenaga saja yang disumbangkan warga, sebab ada juga warga yang menyumbangkan bahan material. Hasilnya sungguh luar biasa, dana bantuan BLM Rp 14,6 juta ternyata mampu memancing dana swadaya warga hingga mencapai dua kali lipatnya, sehingga terwujudlah rumah bercat hijau yang tampak rapi dan mempesona seperti terlihat dalam gambar bawah. Akhirnya rumah pak Ehsan yang tadinya memprihatinkan berubah menjadi indah.
***
Salah satu program PNPM-MP adalah pemberdayaan masyarakat di bidang fisik lingkungan. Wilayah RT 03 RW 09 termasuk wilayah yang mendapatkan dana bantuan untuk pembangunan MCK/WC untuk keluarga bu Andanah. Pada awal mula kondisinya sangat memprihatinkan seperti terlihat pada gambar di samping. Karena itulah dengan memperhatikan realita di lapangan tersebut, maka BKM atas persetujuan Faskel mengucurkan dana bantuan pembangunan MCK/WC. Masyarakat telah mempersiapkan diri membentuk KSM yang bertugas membantu keluarga bu Andanah untuk mewujudkan program ini. Dengan dana BLM 1,5 juta maka dimulailah pembangunan tersebut. Ternyata dengan dana pancingan tersebut munculah dana swadaya baik material maupun tenaga kerja. Akhirnya terwujudlah apa yang dibutuhkan oleh keluarga bu Andanah yaitu MCK/WC yang layak dan sehat. Dengan program kegiatan ini diharapkan keluarga tersebut dapat menjalani kehidupan di masa datang dengan lebih baik karena kesehatan dan kebersihan semakin terjaga sehingga hidup semakin bersemangat.
***

BKM KEBON ROJO Bangunsari Ponorogo

BKM Kebon Rojo merupakan lembaga yang menangani program PNPM-MP di wilayah Bangunsari yang dibentuk pada tahun 2005 dan telah melalui 3 periode kepengurusan. BKM Kebon Rojo dijalankan oleh jajaran Pimpinan Kolektif yang dipilih oleh dan dari warga masyarakat dalam Rembug Warga di balai kelurahan. Pada periode saat ini, para anggota Pimpinan Kolektif dibawah koordinator bapak Budijono, MM. Adapun kantor BKM Kebon Rojo bertempat di kompleks balai kelurahan Bangunsari dengan jam kerja kantor pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 11.00 – 13.00 WIB.
Selain anggota PK-BKM yang menjalani pergantian melalui Rembug Warga, pada awal tahun 2010 petugas Sekretaris dan UPK juga mengalami pergantian atas inisiatif dan kewenangan PK-BKM. Dari beberapa langkah strategis yang diambil, sudah mulai terlihat kemajuan-kemajuan baik dalam administrasi pembukuan maupun keuangan. Kontrol dari para anggota Pimpinan Kolektif PK-BKM Kebon Rojo merupakan bentuk dukungan penuh yang melecut semangat sekretaris BKM dan UPK.
Bentuk kemajuan kinerja sekretaris BKM terindikasikan dari tertibnya administrasi pembukuan dalam proses pencairan BLM (Bantuan Langsung Masyarakat). Dana PNPM-MP selama kurun waktu 2010 yang sudah dicairkan adalah Rp 200.000.000,00 dibagi dalam 2 kriteria yaitu fisik lingkungan (berupa rehab rumah, pembuatan MCK, paving jalan gang dan sebagainya); dan sosial (berupa santunan bagi lansia, bea siswa bagi anak-anak tingkat SD-SMP, dan bantuan asupan gizi balita bagi posyandu). Begitu juga selama kurun waktu tahun 2011, dana PNPM-MP yang sudah dicairkan sebesar Rp 150.000.000,00.
Adapun kinerja petugas UPK juga sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Penertiban administrasi dan akuntabilitas kredit KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) bidang ekonomi menjadi target utama. Hasilnya terlihat ketika perhitungan laba-rugi per tahun. Dari akhir tahun 2009 sebelum pergantian petugas yang laba-ruginya sebesar Rp 3.991.635,00 meningkat pada akhir tahun 2010 setelah pergantian petugas menjadi sebesar Rp 8.320.935,00. Sedangkan akhir tahun 2011 ini kembali mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp 9.361.518,00.
Indikator-indikator kemajuan ini tentu tak lepas dari peran serta masyarakat melalui KSM-KSM baik KSM fisik lingkungan, KSM sosial maupun KSM ekonomi yang telah mendukung penuh pelaksanaan program PNPM-MP di wilayah kelurahan Bangunsari Ponorogo ini. ***